Perlukah Kita Memperhatikan Bahan yang Digunakan pada Handuk?

Ternyata tidak hanya memilih baju saja lho yang harus mempertimbangkan beberapa hal seperti bahan apa yang dipakai, apakah modelnya up-to-date, apakah size-nya sesuai atau yang paling mendasar fungsi baju ini cocok untuk outfit apa?


Pemilihan handuk yang tepat juga sangat mempengaruhi mood dan kenyamanan penggunanya. Meskipun seringkali handuk tidak terlihat penting, namun tanpa kita sadari handuk menjadi kebutuhan yang tidak bisa lepas dari keseharian kita. Bagaimana tidak, setiap setelah mandi kita membutuhkan handuk untuk mengeringkan sisa-sisa air di tubuh kita, atau setelah olahraga kita memerlukan handuk untuk menyeka keringat, dan mungkin beberapa dari kita menggunakan handuk untuk keperluan di dapur. Untuk itu pemilihan handuk yang tepat dan berkualitas harus kita lakukan.


Hal pertama yang sangat mempengaruhi kualitas handuk adalah bahan dasar yang digunakan. Jadi penting bagi kita untuk benar-benar paham apa bahan dasar handuk yang kita pakai karena hal itu akan berdampak pada fungsi dan kenyamanan bagi kita saat menggunakannya. Seperti kita tahu bahwa rata-rata handuk yang dijual dipasaran merupakan handuk yang berbahan dasar polyester, nylon, wol atau bahan lainnya. Selain bahan tersebut, kini juga ada terobosan handuk yang berbahan dasar alami. Morning Whistle hadir dengan menggunakan 100% katun bambu sebagai bahan dasarnya. Meskipun bahan dasar dari serat bambu ini belum familiar dan belum banyak dijual dipasaran, tapi ternyata bahan dasar dari serat bambu ini mempunyai banyak kelebihan dibanding bahan lainnya.


Lantas kenapa handuk organik berbahan dasar serat bambu menjadi pilihan yang berkualitas?

  1. Daya serap air yang tinggi

Seperti fungsi utama handuk yaitu untuk mengeringkan sudah pasti hal yang pertama diperhatikan dalam memilih handuk adalah yang mempunyai dasar serap yang baik. Handuk yang baik akan mampu menahan 24-27 kali berat air dibanding berat kainnya itu sendiri. Sehingga diperlukan handuk dengan bahan dasar yang mampu menyerap air dengan baik dan maksimal. Handuk berbahan dasar serat bambu mempunyai daya serap yang sangat bagus jika dibandingkan jenis handuk lainnya. Jika handuk berbahan dasar polyester hanya mampu menyerap air 100 %, handuk dari serat bambu ini mampu menyerap hingga hingga 400 % atau 4 kali lebih cepat daripada bahan lainnya. Artinya bahan ini mampu menyerap air ataupun keringat hanya dalam hitungan detik. Serat bambu juga mempunyai sifat yang mampu menyerap kelembaban tubuh, sehingga tidak akan panas jika digunakan. Handuk jenis ini akan mempunyai tingkat keawetan yang tinggi meskipun digunakan berulang-ulang. Selain itu, serat bambu mempunyai struktur yang mudah menyerap bau dan substansi berbahaya lainnya. Penggunaan serat bambu sebagai bahan dasar handuk sangat sesuai dengan kegunaannya. Daya serap yang tinggi dan tidak berbau dalam berbagai kondisi.


  1. Lembut dan nyaman di kulit

Dalam memilih handuk kenyamanan juga menjadi hal wajib yang harus dipertimbangkan apalagi jika handuk tersebut digunakan ditubuh kita, untuk mengeringkan air ataupun menyeka keringat. Handuk yang bertekstur halus dan lembut tentunya menjadi syarat utama handuk yang akan kita pakai. Coba bayangkan jika kita menggunakan handuk yang kasar untuk menyeka keringat di wajah kita, pasti ada rasa tidak nyaman padahal wajah menjadi salah satu bagian tubuh yang sensitif. Handuk yang berbahan dasar dari serat bambu mempunyai tekstur yang lembut dan nyaman di kulit kita. Sehingga kita tidak perlu khawatir jika menyeka handuk ke tubuh kita terlalu keras karena tidak akan menyebabkan luka.


  1. Tidak menyebabkan iritasi

Ketika kita memilih handuk, kita juga harus mempertimbangkan efek bagi kesehatan. Handuk yang berkualitas berasal dari bahan yang tidak menimbulkan iritasi atau alergi bagi kulit kita. Salah satu alasan kenapa kita harus mempertimbangkan memilih handuk dari serat bambu yaitu karena minor efek negatif terhadap tubuh. Serat bambu bersifat antibakteri, antijamur dan anti statis. Karena serat bambu memiliki agen bio anti-bakteri dan bakteriostatis yang unik. Agen tersebut akan membantu menghentikan penyebaran bakteri yang bisa menyebabkan iritasi pada kulit. Meskipun sudah menjadi produk kain atau sejenisnya, sifat tersebut masih bertahan. Efek dari agen tersebut membuat produk menjadi tahan bau, tidak mudah lembab dan lebih sehat terhadap kulit dan higienis. Sehingga handuk yang berbahan dasar dari serat bambu ini sangat cocok untuk kita yang mempunyai kulit sensitif.


Pada akhirnya pemilihan bahan dasar handuk tetap disesuaikan dengan fungsi handuk itu sendiri, namun secara umum kita juga harus memperhatikan kriteria handuk yang berkualitas. Terlebih jika handuk tersebut kita gunakan setiap harinya pada tubuh dan kulit kita.Untuk itu, mulai dari sekarang kita harus lebih jeli dan memahami kualitas handuk yang akan kita pakai sehari-hari. Karena selain fungsinya, handuk juga harus mempunyai efek yang baik untuk kesehatan tubuh kita. Jika kamu masih penasaran dengan handuk berbahan dasar serat bambu dari Morning Whistle, kamu dapat mengunjungi letswhistle.com untuk melihat pilihan jenis handuk yang sesuai dengan kebutuhanmu, lho.



Source:

https://www.greeners.co

https://greeneration.org

https://fusionclothing.com

https://www.fibre2fashion.com

http://letswhistle.com