Cara Sederhana Membuat Rumah Jadi Lebih Ramah Lingkungan

Akhir-akhir ini, semakin banyak orang mulai memahami pentingnya menjalani kehidupan yang lebih ramah lingkungan dengan melakukan bagian mereka untuk mengurangi jejak karbon dan ketergantungan mereka pada sumber daya alam yang terbatas di planet ini. Baik itu mengurangi konsumsi plastik, membeli pakaian bekas atau mengurangi limbah makanan, menjalani gaya hidup yang lebih hijau tidak sesulit yang kita bayangkan. Masalah lingkungan yang ada juga membuat kita menyadari betapa pentingnya mengubah perilaku dan lingkungan tempat kita tinggal sesegera mungkin. Berikut ini beberapa cara sederhana yang dapat kamu terapkan untuk membuat suasana rumah yang ramah lingkungan!

Mengurangi Konsumsi Energi

Cara membuat rumah yang ramah lingkungan pertama adalah dengan lebih memperhatikan konsumsi energi di rumah, kita dapat membantu mengurangi konsumsi sumber daya bumi yang tidak dapat diperbarui dan juga mengurangi polusi. Selain itu, mengurangi energi di rumah akan membantu dalam menghemat uang terutama untuk mengurangi tagihan listrik. Beberapa langkah yang dapat kita lakukan antara lain sebagai berikut:

  • Mengganti bola lampu di rumah dengan bola lampu yang hemat energi dan matikan lampu kecuali jika diperlukan

  • Mematikan air setelah digunakan

  • Memasang thermostat yang dapat diprogram

  • Matikan peralatan dari mode siaga

  • Isolasi rumah kita dengan jendela dan pintu kedap angin

  • Memasang panel surya


Kamar Tidur Ramah Lingkungan

Cara selanjutnya untuk menciptakan rumah yang ramah lingkungan adalah dengan membuat kamar tidur kita lebih berkelanjutan. Jika kita ingin mendekorasi ulang kamar tidur, pertimbangkan untuk menggunakan cat ramah lingkungan yang tidak beracun dan tidak mengandung bahan kimia berbahaya atau VOC. Cara ini tidak hanya lebih baik untuk lingkungan, tetapi juga lebih baik untuk kesehatan diri kita. Cat ramah lingkungan terbuat dari pigmen nabati atau mineral seperti balsam, tanah liat, minyak biji, minyak jeruk, lilin lebah, dan bahkan susu. Cat susu, terbuat dari kasein protein susu dan kalsium karbonat, atau kapur, telah digunakan selama ratusan tahun dan juga merupakan alternatif yang bagus jika kita alergi terhadap cat modern.

Untuk tempat tidur kita dapat pertimbangkan untuk menggunakan kasur ramah lingkungan yang terbuat dari bahan alami yang mendukung lingkungan seperti kapas organik, lateks alam, bambu, wol, sabut kelapa, kedelai, dan sabut. Kasur ramah lingkungan akan tetap memberikan kenyamanan yang sekaligus lebih baik bagi lingkungan dan bebas dari bahan kimia yang dapat menyebabkan alergi, masalah pernapasan atau iritasi saat tidur.


Gunakan Barang - Barang yang Ramah Lingkungan

Memiliki rumah yang ramah lingkungan bukanlah hal yang sulit. Ada banyak area di sekitar rumah di mana kita dapat pilih alternatifnya dengan memilih bahan daur ulang, barang- barang berkelanjutan atau bahkan produk buatan tangan pengrajin lokal. Barang-barang seperti hiasan dinding makram, tembikar keramik, atau kursi rotan, dapat menjadi pilih tepat untuk mendekorasi rumah kita yang juga mendukung bisnis lokal. Daripada wallpaper konvensional yang sering mengandung PVC dan senyawa organik volatil (VOC) lainnya, kita dapat memilih versi ramah lingkungan yang terbuat dari bahan yang dapat terurai secara hayati seperti bambu, serat kapas, goni, linen, dan kain rumput.

Satu hal yang tak kalah penting adalah barang yang selalu kita gunakan setiap harinya, seperti handuk. Tanpa sadar kita menggunakan handuk setiap harinya hingga nilai kegunaannya pun menghilang. Namun, sadarkah kamu jika setelah tidak digunakan lagi, ke mana perginya handuk tersebut? Apakah ikut menjadi tumpukan baru di Tempat Pembuangan Akhir, atau bahkan mengganggu ekosistem yang ada di laut?


Morning Whistle juga hadir memberikan alternatif untuk menjawab permasalahan limbah tekstil di dunia. Bambu dipilih sebagai bahan utama alternatif karena bambu dapat tumbuh secara alami dengan menggunakan air hujan dan dalam pertumbuhannya, bambu tidak menggunakan pestisida atau bahan kimia lainnya. Selain itu serat bambu 100% dapat terurai (biodegradable) dalam jangka waktu yang singkat dibandingkan material sintetis lainnya. Tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, bambu dipilih karena seratnya memiliki daya serap 4x lebih tinggi daripada katun biasa dan mengandung Penny Quinone yang berfungsi sebagai anti bacterial alami yang mampu menjaga kesehatan kulit, terutama kulit sensitif.


Detail produk: Canela ukuran 70 x 135 cm (450 gsm)


Perlu diketahui membangun rumah yang ramah lingkungan dan berkelanjutan dapat membuat kita merasa nyaman dengan diri sendiri dan memungkinkan kita merasa lebih dekat dan terhubung dengan alam. Dengan mengetahui bahwa kita melakukan berbagai hal untuk mengurangi konsumsi energi dan menjaga alam dapat berdampak positif pada kesejahteraan kita secara keseluruhan.